Kamis, 13 Februari 2014

Alloggio Kos Part 2

  • Jasa yang Ditawarkan

Jasa yang ditawarkan Alloggio Kos tentunya penyewaan kamar untuk di tinggali dengan berbagai fasilitas yang disediakan oleh pemilik. Kamar yang sudah disediakan tempat tidur dan lemari. Kamar mandi ada disetiap lantai, dapur, ruang makan, ruang tamu dan parkiran serta fasilitas hotspot dan televisi.
  • Harga

Harga yang ditawarkan oleh Alloggio Kos ini tidak jauh berbeda dengan kos-kosan lain pada umumnya yaitu:
  1. 1 bulan biaya penyewaan 1 kamar untuk 1 orang  Rp  1.000.000,-
  2. Jika penyewaan 1 kamar 2 orang Rp 1.500.000,-

  • Pemasaran

Strategi pemasaran yang dilakukan pemilik adalah dengan memberikan fasilitas yang nyaman dan membuat iklan di berbagai media cetak dengan begitu akan mendorong orang-orang untuk tertarik menyewa kamar kos-kosan tersebut.
  • Layanan Pelanggan

Untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para pelanggan kos dan membuat nyaman semua pelanggan pemilik Alloggio Kos menganggap semua penghuni kos seperti keluarga sendiri. Hal ini agar tercipta sebuah suasana kekeluargaan yang hangat.
  • Desain Bangunan

Bangunan Alloggio Kos dibuat dengan model yang minimalis tetapi tetap terlihat bergaya. Dan dengan konsep kamar yang sederhana tetapi tetap nyaman untuk ditinggali. Dengan parkiran yang cukup luas agar memberi kenyamanan kepada  penghuni kos yang memiliki kendaraan.
  • Lokasi dan Pilihan Wilayah

Pilihan lokasi dibangunnya Alloggio Kos adalah lokasi yang Cukup strategis mudah dijangkau dengan kendaraan apapun dan berada di pusat kota. Dekat dengan gedung perkantoran, Universitas dan Sekolah Tinggi serta dekat dengan mall.




Rabu, 12 Februari 2014

Alloggio Kos Part 1

Alloggio Kos adalah konsep kos-kosan yang dibuat untuk umum tetapi bangunan kos-kosan untuk laki-laki dan perempuan dipisah. Sehingga dengan dipisahkannya bangunan kos-kosan untuk perempuan dan laki-laki ini bisa memberikan kenyamanan tersendiri bagi pihak yang ngekos dan menjaga untuk tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Berikut ini adalah fasilitas-fasilitas utama yang ditawarkan Alloggio Kos yang membedakan kos-kosan yang ada pada umumnya:
  • Kos-kosan yang gedungnya dipisahkan antara laki-laki dan perempuan.

Alloggio Kos yang dibuat dengan bangunan yang berbeda bagi laki-laki dan perempuan bisa membuat penghuninya lebih nyaman karena dipisahkannya antara laki-laki dan perempuan. Dan bagi orang tua yang menitipkan anaknya untuk tinggal di kos-kosan tersebut mereka bisa tenang untuk menitipkan anaknya tinggal dikos-kosan tersebut.
  •   Disediakannya dapur untuk memasak sendiri.

Dengan disediakannya dapur para penghuni bisa nyaman memasak sendiri di dapur tersebut dengan begitu penghuni kos-kosan bisa merasa kos-kosan tersebut seperti rumahnya sendiri.
  • Lokasi kos-kosan yang nyaman dan strategis.

Lokasi kos-kosan yang berada di tengah kota besar dan strategis membuat para penghuni merasa nyaman karena dekat dengan pusat kota dan untuk transportasi pun mudah dijangkau. Selain itu dekat dengan gedung perkantoran, universitas, sekolah tinggi dan mall.
  • Pelayanan pemilik kos yang ramah

Kos-kosan yang terdiri dari 3 lantai ini dan menyediakan kamar yang lumayan banyak. Dengan pelayanan pemilik kos yang ramah dengan menganggap semua anak kos seperti keluarga sendiri membuat suasana menjadi semakin hangat dan kekeluargaan.
  • Fasilitas Hotspot dan Televisi

Fasilitas hotspot ini memungkinkan semakin membuat nyamannya penghuni kos. Karena dengan adanya fasilitas ini penghuni kos bisa memanfaatkan untuk bersantai sambil internetan apalagi anak-anak muda sekarang sudah tidak dapat dipisahkan dengan adanya internet. Dan juga bagi para pekerja setelah lelah bekerja bisa santai sambil internetan. Karena internet ini bisa membantu para penghuni kos yang dominan anak kuliahan untuk membantu dalam mencari informasi dalam mengerjakan tugas-tugas kuliahnya dan begitu juga dengan para penghuni kos yang sudah bekerja. Selain itu dengan disediakannya televisi juga hal ini bisa menciptakan suasana yang semakin kekeluargaan dengan menonton TV bersama dengan penghuni kos lainnya.

Selasa, 11 Februari 2014

Wisma Andayani

Jiwa enterpreneurship yang baik tidaklah dimiliki setiap orang. Seorang enterpreneur harus memiliki modal yang cukup dan strategi yang cerdik dalam memperhitungkan potensi “pasar”. Hal itulah yang dimiliki oleh pasangan suami isteri asal Semarang yang memulai semua usahanya dari dunia kos-kosan. Bapak Tri, begitu biasanya ia dipanggil, memiliki ide untuk membangun kos-kosan Wisma Andayani dikarenakan rencana jangka panjangnya setelah tak lagi bekerja. Pensiunan BUMN di bidang pembangunan ini, telah memulai usahanya semenjak tahun 1988 dengan modal dari tabungan sendiri dan memanfaatkan program Kredit Usaha Kecil dari salah satu bank swasta yang saat itu sedang dicanangkan oleh pemerintah. Bermula dari 8 kamar yang dibangunnya di jalan Margonda Raya, Depok, mereka kemudian mengembangkan usaha kamar kos tersebut hingga berjumlah 12 kamar. Di tengah perjalanan, pasangan yang memiliki 2 orang anak ini memindakhan usaha kos-kosannya di lingkungan yang lebih stategis lagi yaitu lingkungan kampus UI Depok, yang kemudian sukses hingga sekarang dan berkembang ke beberapa bidang usaha lainnya.

Menurut mereka, tak ada kendala yang berat dalam berbisnis kos-kosan. Wisma Andayani memang terdapat jam malam mengingat kos-kosan ini diperuntukan untuk putri. Setelah pukul 22.15 pagar kosan telah digembok dan tidak ada orang yang boleh bertamu lagi. Selain itu pengunjung lelaki yang datang juga hanya dibatasi hingga teras dan ruang tamu saja, tidak boleh sampai masuk ke dalam kamar. Pasangan suami isteri ini mengembangkan usahanya ke bidang lain, diantaranya adalah kuliner dan penyewaan kios. Warung jus, Joglos Coffee dan tempat makan di yang dibangun di depan kos-kosannya juga tidak kalah ramai didatangi pembeli, karena lokasinya memang strategis dan terletak di pinggir jalan yang biasa dilewati mahasiswa. Selain itu, mereka juga menyewakan beberapa kios yang menjual alat-alat komputer dan pakaian yang letaknya juga tidak jauh dari sana.

Memulai usaha, khususnya kos-kosan bukanlah sesuatu yang sulit atau hal perlu ditakutkan. Dengan seiring sejalan, usaha tersebut dapat dikembangkan menjadi usaha yang lebih besar lagi dan tentunya sangat menguntungkan. Saat ditanya tentang keuntungan yang didapat dari usaha yang dijalani, dengan sikap yang low profilemereka hanya menjawab, “Cukuplah buat hidup sehari-hari.”



Sumber: http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2010/04/14/hanya-berawal-dari-kos-kosan-118406.html

Senin, 10 Februari 2014

Kos-Kosan Trendi di Holland

Pondokan mewah! Itu kesan pertama saya sewaktu melongok The Student Hotel (TSH) di Rotterdam, kota pelabuhan terpenting Belanda. Mau fitness ditemani instruktur? Bisa. Mesin cuci baju dan pengering tersedia di basement. Kafetaria punya menu beragam. Pingin kumpul-kumpul bareng mahasiswa lain? Pakai aja lounge di lantai dasar. Cuaca bagus dan tertarik sepedahan? Tinggal ambil kunci sepeda di parkiran dan gowes-gowes sepuasnya.

Sebenarnya, konsep ini bukan barang baru di Eropa. Tapi, di Belanda kos-kosan seperti ini belum pernah ada sebelumnya. TSH resmi beroperasi sejak September 2012 dan memiliki 252 kamar. Rencananya, jumlah ini akan ditambah 240 tahun depan. One stop shop campus di Rotterdam ini meniru pendahulunya seperti Mellon District Barcelona, Nido London atau The Vertical Campus Chicago dan sama-sama membidik mahasiswa internasional.





Pertengahan Agustus 2013, TSH juga buka cabang di Amsterdam dengan kapasitas 709 kamar. 2014 menyusul Den Haag, Enschede, dan Eindhoven—kota-kota pelajar di Belanda. Bila tak ada aral melintang, TSH bakal membangun 12 akomodasi serupa dengan total keseluruhan lima ribu kamar atau investasi senilai € 13 juta. Mengutip laman Woningcorporaties, instansi terkait perumahan di Belanda, 2012 lalu pelajar butuh sekitar 33.000 kamar.

Sumber:  http://muda.kompasiana.com/2013/04/13/the-student-hotel-kos-kosan-trendi-di-holland-545867.html



Minggu, 09 Februari 2014

Pemngembangan Bisnis Kos-Kosan

Kos-kosan dan Laundry Ibu Sarminah

Bisnis kos-kosan memerlukan lokasi yang strategis diantaranya perkotaan, perdagangan, lingkungan kampus, dan lingkungan perkantoran. Dengan semakin meningkatnya kesibukan orang-orang dapat mengembangkan usaha kos-kosan dengan usaha lainnya yang mendukung atu memfasilitasi  penghuni kos-kosan salah satunya adalah usaha laundry. Salah satu pengusaha kos-kosan dang laundry yang suksaes adalah ibu Sarminah yang terletak di Yogyakarta Kecamatan Depok Sleman. Lokasi tersebut terdapat banyak kampus negri maupun swasta. Ibu Sarminah yang berusia 42 tahun ini membuka kos-kosan sejak tahun 2000, Ibu Sarminah mampu memanfaatkan peluang dengan sekaligus menjalankan bisnis laundry kiloan.

Di rumahnya Kledokan Caturtunggal Depok Sleman, Ibu Sarminah beserta suami mampu mengelola bisnis kos-kosan sekaligus membuka usaha laundry kiloan secara beriringan. Ibu Sarminah mendirikan laundrynya yang bernama Laundry Amanah setelah empat tahun berjalannya kos-kosan tersebut. Pada walanya ibu Sarminah mewajibkan penghuni kos nya untuk mencuci di laundrynya, namun seiring dengannya waktu mahasiswa yang menghuni kost di tempatnya membantu menawarkan laundrynya dari mulut ke mulut sehingga usaha tersebut semakin sukses.

Kunci sukses dari usaha kos-kosan ibu Sarminah adalah ibu Sarminah manganut konsep kekeluargaan dalam menjalankan bisnisnya, sehingga ibu Sarminah menganggap bahwa penghuni kos kosan tersebut sebagai anaknya sendiri dan tidak ada sekat diantara mereka. Usaha kos yang dimiliki oleh ibu Sarminah terbagi menjadi dua bangunan yang memiliki 8 buah kamar dengan fasilitas kamar mandi dan dapur. Harga kos-kosan yang ditawarkan saat ini per kamar 2 juta rupiah/ tahun. Sementara untuk sistem kontrak  satu rumah sekaligus saat ini Ibu Sarminah mematok harga 8-11 juta rupiah/ tahun. 

Begitu pun pada usaha laundrynya ibu Sarminah mengutamakan kualitas dan memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggannya. Ibu Sarminah tidak segan untuk turun langsung dalam menangani laundrynya walaupun sudah ada tenaga pembantu. Hal tersebut untuk menjaga kualitas cucian agar terjaga dengan baik. Dalam sehari, Laundry Amanah rata-rata melayani 30-40 kg laundry aneka jenis dari mulai baju, kaos, celana, jaket, boneka, dll. Harga yang dipatok Laundry Amanah Rp.2.500,00/ kg dengan waktu pengerjaan maksimal 3 hari. Dengan harga seperti itu, Ibu Sarminah mengaku mampu menghasilkan omzet rata-rata 3 juta rupiah per bulan.

Dengan pengembangan bisnis yang memanfaatkan atau mendukung bisnis yang sudah ada dan memanfaatkan lingkungan sekitar tersebut, maka pengembangan bisnis ini dapat menjadi inspirasi dalam mengembangkan bisnis kos-kosan tersebut bahkan kita dapat mengembangkan bisnis pendukung lian yang berkaitan dengan kos-kosan.


sumber:http://bisnisukm.com/menjalankan-bisnis-kos-kosan-sekaligus-laundry-kiloan.html

Sabtu, 08 Februari 2014

Konsep Bisnis Property Kos-Kosa

  •  Kos-kosan Konsep Hotel

               Bisnis property kos-kosan pada saat ini semakin menarik minat banyak orang untuk membuka usaha kos-kosan. Dengan semakin banyaknya bisnis kos-kosan yang ada di lingkungan sekitar kita, semakin banyak pula pesaing usaha dalam bisnis kos-kosan tersebut. Dalam mempertahankan usaha kos-kosan tersebut banyak diantara pengusaha kos-kosan yang menawarkan konsep yang berbeda-beda kepada konsumennya untuk mempertahankan bisnisnya tersebut. Salah satu contoh konsep kos-kosan yang ada di kota Bandung yaitu kos-kosan dengan konsep hotel.

               Kos-kosan konsep hotel merupakan penyewaan kamar kos-kosan berbasis hotel, dengan kata lain kamar kos-kosan tersebut dapat disewa dalam jangka waktu untuk satu atau dua hari seperti hotel. Konsep ini juga dilengkapi dengan bebrapa fasilitas pendukung yang cukup nyaman untuk ukuran kos-kosan seperti kasur, lemari, kamar mandi di dalam kamar yang dilengkapi dengan shower, dan juga tempat parkir kendaraan. Walaupun konsep sewanya sama dengan konsep yang ditawarkan oleh hotel, namun dari segi harga yang ditawarkan berbeda. Kos-kosan konsep hotel ini menawarkan biaya sewa yang lebih murah dari hotel namun dilengkapi fasilitas yang cukup nyaman untuk tempat konsumen menginap.




               Konsep ini didukung oleh kemajuan pariwisata di kota Bandung yang semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke kota Bandung dan menjadikan kos-kosan konsep hotel ini sebagai tempat untuk menginap dengan fasilitas nyaman dan harga yang terjangkau. Konsep ini dapat menjadi salah satu insprasi konsep dalam bisnis kos-kosan yang saya ambil.