Jumat, 07 Maret 2014
Kamis, 06 Maret 2014
Proyek Properti Agung Podomoro Land
- Podomoro City Jakarta
- Kuningan City
- Green Bay Pluit
- Festival City Link
- Central Park Jakarta
- Senayan City
- Emporium Pluit Mall
- Baywalk Pluit
- Lindeteves Trade Center
- Amaris Hotel
- Orchard Park Batam
- Soho @ Podomoro City
- Soho Pancoran
- Borneo Bay Residences
- Gading Nias Residence
- The Lavande
- Sofitel Bali Nusa Dua Resorts
- Grand Taruma
- Green Permata
- Green Lake Sunter
- Parahyangan Residences
- Podomoro City Medan
- Vimala Hills
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Agung_Podomoro_Land
Rabu, 05 Maret 2014
Anak Perusahaan Agung Podomoro Group
PT. Agung Podomoro Land (IDX: APLN) merupakan konsorsium dari tujuh pengembang properti terkemuka yang gemilang dibangun delapan proyek prestisius di Jakarta dan Bandung. Agung Podomoro Group, perusahaan induknya, telah tampil di bisnis properti selama lebih dari 40 tahun, tanggal kembali ketika Anton Haliman mulai membangun proyek pertama di Simprug, Jakarta Selatan.
Salah satu karya terkenal Anton Haliman adalah pengembangan lahan di Sunter, Jakarta Utara, berubah menjadi sebuah kompleks perumahan elit. Proyek ini diresmikan sebagai pencapaian paling luar biasa dalam industri real estate di Jakarta. Pada tahun 1986, kepemimpinan adalah Trihatma Haliman didelegasikan kepada Kusuma, putra Anton Haliman.
Sebelas tahun kemudian, memprakarsai pengembangan rendah-biaya proyek-proyek perumahan di dekat daerah pusat bisnis di Jakarta. Konsep lain dalam mengakomodasi terobosan perumahan urgensi dekat kota yang hidup dikenal sebagai Sertifikasi "Kembali ke Kota" telah mengakibatkan ISO 9001. Prospek dan peluang yang mendasari telah mendorong Agung Podomoro Group untuk bekerja dalam sinergi strategis di bawah Tanah Agung Podomoro. Sekarang, perusahaan sedang melakukan berdirinya sebelas perkembangan senyawa utama.
Selasa, 04 Maret 2014
Agung Podomoro dan Estafet Kepemimpinan
Di perusahaan mana pun, agar
keberlangsungan dan kecemerlangan prestasi perusahaan tetap terjaga, maka
estafet kepemimpinan harus benar-benar dipersiapkan. Ini juga yang dilakukan di
pucuk pimpinan yang ada di Podomoro Group. Saat ini, perusahaan ini dikomandani
oleh Trihatma Kusuma Haliman yang merupakan generasi kedua dalam keluarga Anton
Haliman, sang pendiri Agung Podomoro. Anton Haliman yang mendirikan perusahaan
ini terhitung tidak terlalu lama mengkomandoni perusahaan ini. Berdiri sejak
1969 dan 17 tahun kemudian, tepatnya pada 1986, pimpinan Agung Podomoro beralih
ke Trihatma Kusuma Haliman.
Banyak yang memandang bahwa
menjadi generasi kedua untuk meneruskan bisnis keluarga adalah beban yang
sangat berat. Ibaratnya, perusahaan di tangan generasi kedua sedang dalam masa
transisi. Tantangan ini sukses dilewati oleh Trihatma Kusuma Haliman. Salah
satu buktinya adalah dengan diraihnya predikat The Property Man of The Year
2006. Ini adalah gelar yang sangat prestisius. Berkaitan dengan cara sang ayah
mempersiapkan dirinya menjadi sang penerus andal, Trihatma Kusuma Haliman
pernah memberikan bocoran. Anton Haliman sangat ketat dalam menerapkan prinsip
profesionalisme dalam bekerja. Salah satu ciri sikap professional dalam bekerja
adalah tidak membuat rancu antara hubungan kerja dan hubungan keluarga. Inilah
yang diterapkan oleh Anton Halimah kepada anak-anaknya. Ketika berada di rumah,
Trihatman dan saudaranya yang lain diperlakukan sebagai anak yang dilimpahi
kasih sayang melimpah dari orangtuanya. Tapi ketika di tempat kerja, Anton
Haliman tidak bisa besikap manja. Dia harus benar-benar merintis karier dari
tingkatan yang paling rendah. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan untuk
mempersiapkan proses alih generasi dalam memegang perusahaan properti ini. Jika
mulai merintis karier dari bawah, ketika mengambil alih pimpinan, Trihatman
bisa menjalankannya dengan sangat baik karena sudah paham detailnya. Didikan
ayahnya melekat erat dalam pemahamannya termasuk dalam memandang arti dari
sebuah profesionalisme.
Berkat didikan kerasnya,
Trihatman Kusuma Haliman saat ini bisa dibilang sebagai pemain terkuat dalam
bidang bisnis properti di tanah air. Ukuran yang digunakan untuk menilai bahwa
Trihatman yang berdiri atas nama Agung Podomoro Group sebagai developer terkuat
adalah dilihat dari besarnya nilai proyek atau besarnya kapitalisasi pasar yang
dihasilkan. Trihatman Kusuma Haliman dengan Agung Podomoro Group nya adalah
tipe generasi kedua yang sukses melanjutkan tongkat kepemimpinan yang
ditinggalkan oleh sang ayah. Ia pun sukses mengembangkan dan mengimprovisasiny
sumber: http://www.anneahira.com/agung-podomoro.htm
Senin, 03 Maret 2014
Visi dan Misi Agung Podomoro
Perusahaan ini
bisa kokoh berdiri seperti saat ini, salah satunya tidak terlepas dari visi dan
misi yang dibawanya. Menjadi perusahaan pengembang properti (Property
Development Company) yang unggul dan terpercaya adalah misi yang diembannya.
Unggul berarti menjadi pengembang properti terkemuka di antara
pengembang-pengembang lainnya. Terpercaya (trusted) berarti menjadi perusahaan
yang mendapat kepercayaan baik oleh stakeholder maupun shareholder nya. Visi
ini tertuang dalam profil perusahaan sebagai berikut.
Agung Podomoro Group is poised to
become the leading and most trusted property development company in Indonesia.
Semantara itu, misi di perusahaan
ini yang telah berjalan selama 43 tahun ini adalah keinginan untuk bisa
memberikan kepuasan secara maksimal kepada para stakeholdernya. Untuk mencapai
hal ini, perlu dilakukakan hubungan yang sinergis secara profesional dengan
para mitra kerjanya, seperti yang tercantum dalam profil perusahaan sebagai
berikut.
Agung Podomoro Group endeavors to
give Maximum satisfaction to its stakeholders by establishing Professional
Synergy with its partners.
Untuk mewujudkan visi itu,
perusahaan ini menuangkannya ke dalam cetak biru (blue print) perusahaan, salah
satunya dengan cara membangun sebuah kompleks hunian yang memiliki fasilitas
lengkap (comprehensive) yang bisa melayani dan memanjakan para penghuni kawasan
pemukiman tersebut. Fasilitas pendukung yang dibangun antara lain gedung
sekolah, tempat rekreasi, dan tempat ibadah.
Proyek pembangunan properti yang selama ini
ditangani oleh perusahaan ini tidak hanya terfokus pada pembangunan kawasan
hunian, tetapi juga membangun kawasan komersial seperti halnya pusat
perbelanjaan (mal). Untuk mempertahankan dan menguatkan posisi dalam persaingan
di kalangan developer,
Podomoro Group mengusung 3
strategi, yaitu:
-focus on property;
· -first Bite; dan
· -prudent.
Selama keterlibatannya dalam
pengembangan dunia properti di Indonesia, Agung Podomoro telah menghasilkan
prestasi atas dedikasinya selama ini. Pada 2006, perusahaan ini meraih
penghargaan sebagai The Property Man of the Year 2006 yang diwakili oleh oleh
bos Agung Podomoro Group, yaitu Trihatma Kusuma Haliman.
Selain itu, karena kontribusinya
yang besar dalam pengembangan properti di Indonesia, perusahaan ini telah
mendapatkan pengakuan atas kinerjanya dengan mengantongi sertifikat ISO 9001:2000
untuk pembangunan Menteng Executive Apartemen, Bukit Gading Mediterania, dan
Gading Grande Residence.
Selain membangun hunian untuk
kalangan menengah atas, perusahaan ini juga membangun perumahan untuk keluarga
yang secara ekonomi termasuk dalam kategori miskin. Program ini sudah
dikembangkan di beberapa daerah di luar Jabodetabek seperti Kresek, Lebak, dan
Subang yang ada di Jawa Barat. Selama hampir setengah abad ini, Podomoro Group
telah menyeleseikan berbagai proyek pembangunan baik untuk kategori perumahan,
apartemen, superblock maupun mal. Beberapa proyek yang masuk dalam kategori
perumahan, antara lain Taman Sunter Utama, Telaga Gading Sepong, Permata
Mediterania, Bukit Golf Mediterania, Ckuster Griya Sunter, Gading Mediterania Ville,
Villa Danau Indah, dan Villa Serpong.
Contoh proyek pembangunan yang
masuk dalam kategori apartemen adalah Sudirman Park, The Pakuwon Residence, Thamrin
Residence, Apartemen Menteng Eksekutif, Kalibata Residence, The Lavande, dan
Gading Nias Residence. Beberapa superblock yang berhasil dibangun perusahaan ini
antara lain Superblok Thamrin City, Kelapa Gading Square, CBD Pluit, Pasar
Senen, Central Park, Blok M Square, Kuningan City, Mangga Dua, Garden Shopping
Arcade, dan Pasar Tanah Abang. Untuk mengembangkan bisnisnya sekaligus sebagai
upaya memberikan kepuasan maksimal kepada para stakeholder dan shareholdernya,
perusahaan ini telah membentuk beberapa anak perusahaan, misalnya PT Sunter
Agung dan PT Sentral Agung Indah.
sumber: http://www.anneahira.com/agung-podomoro.htm
sumber: http://www.anneahira.com/agung-podomoro.htm
Minggu, 02 Maret 2014
Agung Podomoro dan Sejarahnya
Nama
perusahaan ini jika dilihat dari segi bahasa berasal dari kata bahasa Jawa,
yakni agung dan podomoro. Agung bermakna 'besar', sedangkan podomoro memiliki
arti 'sama-sama berkunjung'. Secara filosofis, pemakaian nama ini memiliki
makna adanya harapan akan datangnya sesuatu yang besar-besar. Sesuatu itu bisa
berarti harapan ini akan datangnya keuntungan yang besar selain juga nama besar
yang berkibar di belantika perusahaan pengembang properti, baik di lingkup
Indonesia maupun dalam skala perusahaan pengembang tingkat dunia. Agung
Podomoro pertama kali didirikan oleh oleh Anton Haliman pada 1969 dengan proyek
pertamanya yang dibangun di kawasan Simprug, Jakarta Utara. Pengerjaan proyek
ini memakan waktu sekitar 4 tahun lamanya terhitung sejak mulai dikerjakan pada
1969 sampai selesei pada 1973. Pada proyek perdananya, perusahaan ini belum
menggunakan konsep real estate. Baru pada proyek selanjutnya di tahun yang sama
pada pembangunan kawasan pemukiman di wilayah Sunter, Jakarta Utara, perusahaan
ini menggunakan konsep hunian yang saat ini banyak diadopsi dan dimodifikasi
oleh pengembang lain.
Sabtu, 01 Maret 2014
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Agung Podomoro Group Pada Tahun 2012
Sepanjang tahun 2012, Perseroan telah melaksanakan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang meliputi kelima bidang fokus yang telah disebutkan di atas. Total dana yang telah dikeluarkan oleh Perseroan untuk pelaksanaan program-program tanggung jawab sosial perusahaan pada tahun 2012 adalah sebesar Rp6,25 miliar, antara lain:
Pelaksanaan pengobatan gratis di perumahan Permata Mediterania, Jakarta Barat.
Pembuatan rumah kompos limbah hijau di lingkungan CBD Pluit, Jakarta Utara.
Bantuan pengembangan mesjid raya Al-Amanah, Sunter, Jakarta Utara; Pelaksanaan kegiatan Hari Raya Nyepi di pelataran Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
Pemberian tong sampah untuk ditempatkan di area sekitar Monumen Nasional, Jakarta Pusat; Pemberian beasiswa kepada anak binaan Badan Narkotika Nasional; Mensponsori kegiatan kompetisi judo piala pemerintah di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pengadaan acara buka puasa bersama 1000 anak yatim yang dilaksanakan di Ballroom hotel Pullman Jakarta Central Park, Jakarta Barat; Pelaksanaan acara bakti sosial di Podomoro City, Jakarta Barat.
Pembuatan rumah kompos limbah hijau di lingkungan Sudirman Park, Jakarta Pusat.
Pemberian beasiswa untuk Yayasan Karya Salemba Empat; pemberian bingkisan Hari Raya Idul Fitri untuk pesantren yatim piatu An-Nurullah, Serang Banten; Batuan perbaikan kerusakan atap gereja Santo Ignatius de Loyola, Menteng, Jakarta Pusat.
Penyerahan 5 ekor sapi pada Hari Raya Kurban untuk masyarakat sekitar Podomoro City, Jakarta Barat; Pemberian mobil unit donor luar untuk Palang Merah Indonesia kantor Depok.
November
Pemberian mobil ambulans untuk Yayasan Genta Lansia, Joglo, Jakarta Barat; Pemberian alat penunjang kerja di Agung Podomoro Recruitment Center.
sumber: http://www.agungpodomoro.com/index.php?i=20&cid=19&lang=ind
sumber: http://www.agungpodomoro.com/index.php?i=20&cid=19&lang=ind
Langganan:
Postingan (Atom)
